Surabaya|metroseoerya.com – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan Asta Cita Presiden RI, Polsek Kenjeran menggelar kegiatan panen jagung jenis pipil/jawa di lahan Ketahanan Pangan milik Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang berlokasi di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto, S.H., M.H., didampingi Wakapolsek AKP Andy SZ, Kanit Intelkam AKP Dwi Raharjo, Kanit Reskrim Ipda Viradix, Kanit Binmas Ipda Tonny Ariesandy, serta anggota Polsek Kenjeran.
Turut hadir pula Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kota Surabaya Ibu Enies dan lima orang perwakilan Kelompok Tani Nandur Makmur Kelurahan Tambak Wedi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin Kapolsek Kenjeran bersama anggota dan kelompok tani di lokasi lahan jagung. Selanjutnya, sekitar pukul 08.15 WIB, Kapolsek memimpin langsung proses panen jagung pipil/jawa di lahan seluas kurang lebih 400 meter persegi.
Dari hasil penimbangan yang dilakukan pada pukul 11.00 WIB, panen jagung menghasilkan sebanyak 1.625 kilogram dengan penggunaan benih 1 kilogram. Hasil panen tersebut langsung dijual kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk distribusi cepat hasil pertanian sekaligus mendukung perekonomian warga.
Dalam keterangannya, Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kegiatan panen jagung ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap program Asta Cita Presiden RI. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir dan berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara Polsek Kenjeran, kelompok tani, dan PPL pertanian akan terus kami perkuat agar hasil yang dicapai semakin optimal,” ujar Kompol Yuyus.
Ia juga menambahkan bahwa lahan milik Pemerintah Kota Surabaya seluas kurang lebih 1 hektare yang dimanfaatkan untuk program ketahanan pangan ini dikelola secara bertahap dengan sistem tanam bergantian guna memudahkan proses distribusi dan penjualan hasil panen.
Selain itu, untuk mengantisipasi serangan hama seperti ulat dan tikus, pihaknya telah berkoordinasi dengan PPL Pertanian Kota Surabaya guna memastikan hasil pertanian tetap maksimal dan berkualitas.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan ini menjadi bukti sinergitas antara kepolisian dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan demi mendukung program pemerintah dan kesejahteraan bersama.
*) Oleh : @gus













