TANJUNG PERAK l metrosoerya.com, – Menjelang momentum mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran Polda Jatim bergerak cepat memastikan kesiapan infrastruktur pengamanan.
Karoops Polda Jatim, Kombes Pol Nurhandono, memimpin langsung pengecekan Pos Terpadu Operasi Ketupat Semeru 2026 yang berlokasi di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak pada Jumat (13/3/2026).
Rombongan pejabat utama Polda Jatim tiba di lokasi sekitar pukul 13.25 waktu setempat.
Dalam peninjauan tersebut, Karoops didampingi oleh Dirsamapta Polda Jatim, Kombes Pol Noerwiyanto, Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast serta Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pengecekan ini bertujuan untuk memvalidasi kesiapan personel maupun fasilitas penunjang di pos terpadu.
Hal itu dilakukan guna memberikan pelayanan maksimal serta menjamin keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik yang menggunakan moda transportasi laut.
Kombes Pol Abast yang juga selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026 Polda Jatim juga menyampaikan bahwa Terminal GSN merupakan titik krusial yang memerlukan perhatian khusus.
Menjelang periode Angkutan Lebaran 2026, lanjut Kombes Pol Abast, Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara terus mematangkan berbagai kesiapan dengan sinergi lintas sektor dalam pelayanan pengamanan Idulfitri.
“Hal ini kami lakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi peningkatan jumlah penumpang, baik pada arus mudik maupun arus balik,” ujarnya.
Selain mengecek fisik bangunan pos, jajaran kepolisian juga melakukan koordinasi terkait skema pengaturan alur penumpang agar tidak terjadi penumpukan di area terminal.
Penyiagaan personel secara maksimal menjadi prioritas utama untuk memastikan seluruh standar operasional prosedur (SOP) pengamanan berjalan dengan baik.
“Kami menyiagakan personel untuk memaksimalkan pelayanan mudik jalur laut. Fokus kami adalah keselamatan masyarakat dan kelancaran sirkulasi penumpang di pelabuhan,” pungkas Kombes Pol Abast.
Kesiapan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman melalui Pelabuhan Tanjung Perak, sekaligus memastikan Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan efektif dan humanis. (*)













