Jumat Curhat Polsek Pabean Cantikan, Warga Bongkaran Sampaikan Aspirasi Kamtibmas

Oplus_131072
Surabaya|metrosoerya.com – Polsek Pabean Cantikan menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama warga di Balai RW 08 Kelurahan Bongkaran, Jalan Semut 04 Surabaya, pada Jumat pagi (29/8/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Pabean Cantikan, Kompol Eko Adi Wibowo, S.H., M.H., dengan didampingi Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP M. Zainuddin.
Hadir pula Wakapolsek Pabean Cantikan, AKP Sarasa Benneringgi, S.H., Ka SPKT Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Agus DP, Ketua RW 08 Bongkaran Satuham, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Pabean Cantikan menyampaikan bahwa Jumat Curhat merupakan program Kapolri sebagai sarana dialog langsung antara kepolisian dengan masyarakat. “Saya adalah pelayan masyarakat. Jika ada masalah, silakan hubungi kapan saja, bahkan tengah malam. Bhabinkamtibmas adalah perpanjangan tangan saya, dan pasti akan hadir jika dibutuhkan,” tegas Kompol Eko.
Ketua RW 08 Bongkaran, Abah Satuham, menyampaikan keresahan warga terkait maraknya aksi pencurian meskipun lingkungan sudah dipasangi CCTV. Ia juga menyinggung perlunya peningkatan keamanan di kawasan padat penduduk tersebut.
Menanggapi hal itu, Kapolsek mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan melalui siskamling. “Polisi jumlahnya terbatas. Karena itu, setiap warga harus bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri. Hidupkan kembali siskamling dan budaya gotong royong di lingkungan,” ujarnya.
Selain itu, warga juga menyoroti keberadaan kos-kosan dan kondisi penerangan jalan yang gelap, yang kerap memicu aksi tawuran remaja. Kapolsek menyarankan agar jalur tertentu ditutup pada malam hari dan pemilik kos ikut bertanggung jawab menjaga ketertiban penghuni.
Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP M. Zainuddin, menambahkan bahwa pihak kepolisian terus mendorong warga agar peduli pada anak-anak dan remaja, terutama yang rawan terlibat tawuran. “Jam malam bisa diberlakukan, dan jika ada masalah segera sampaikan ke Bhabinkamtibmas agar cepat ditangani,” pesannya.
Sementara itu, Iptu Agus DP dari SPKT Polres menegaskan bahwa seluruh pelayanan laporan masyarakat diberikan secara gratis tanpa pungutan. “Kami juga punya layanan SPKT door to door untuk membantu warga yang kehilangan dokumen seperti KTP dan KK tanpa harus datang ke Polres. Petugas yang akan mendatangi rumah warga,” jelasnya.
Kegiatan Jumat Curhat kemudian ditutup dengan doa bersama dan foto bersama warga. Seluruh rangkaian berjalan dengan aman, tertib, dan penuh keakraban.
Program Jumat Curhat ini akan terus digelar secara rutin setiap pekan sebagai wadah komunikasi langsung antara polisi dengan masyarakat dalam menjaga harkamtibmas. (@gus)