Sampang||Metrosoerya.com.-Masyarakat Sokobanah dan Ormas, sekaligus sejumlah tokoh agama, beserta pemuda, aktifis yang dalam Persatuan Ulama dan Tokoh Kecamatan Sokobanah (PERKASA) secara resmi menyatakan Sangat Keberatan atas rencana kemutasian IPTU Sujiyono S.H. dari jabatannya sebagai Kapolsek Sokobanah, Kabupaten Sampang.
Aspirasi ini dituangkan dalam surat resmi nomer 002/PERKASA/SP/l/2026 yang ditayangkan Kepada Kapolda Jawa Timur Pada Jum.at ujar awak media, “(02/01/2026). ”
Langkah ini diambil masyrakat sebagai respon spontan atas munculnya kabar pergantian kepemimpinan di wilayah hukum tersebut.
Keberatan ini bukan tanpa alasan, Masyarakat menilai IPTU Sujiyono memiliki kinerja yang sangat terukur dalam menjaga keamanan dan ketertipan masyarakat (Kamtibmas),
Selama masa jabatannya, beliau dianggap sukses mengubah wajah Sokobanah yang dulunya dikenal sebagai”Zona merah” Contoh kayak sabung ayam dan balap liar dan lain2 saat ini tercipta menjadi wilayah yang aman dan kondusif. Keberhasilan ini dibuktikan dengan minimnya gesekan horizonal, terutama saat momentun krusiak pelaksanaan pilkada 2024 yang lalu.
Tokoh Masyarakat menekankan bahwa kehadiran IPTU Sujiyono sangat krusial di tengah masa transisi menuju pilkada serentak di kabupaten dalam waktu dekat.
“Warga khuatir jika mutasi tetap dilakukan pola komunikasi yang telah terbangun baik akan terputus dan nemicu potensi kerawanan sosial. Pendekatan IPTU Sujiyono yang di kenal baik ramah, responsif dan menghargai kearifan lokal di nilai sebagai stabilitas yang tidak dapat digantikan secara intansi oleh pejabat baru.”ucapnya
Ketua PERKASA, KH, Fathor Rohman di dampingi Sekretaris KH, Misbahul Munir Al-Husainy, dan beserta berbagai Organisasi besar seperti FPI dan MWCNU Dan masaa menegaskan bahwa figur kapolsek yang luar biasa bahwa kepemimpinan IPTU Sujiyono diterima oleh seluruh lapisan tanpa membeda-brdakan latar belakang kelompok.
Sehinga dalam surat tembusan yang dikirim kepada kapolri dan kapolres sampang, masyarakat meminta agar polri mempertimbangkan, Hingga berita ini diturunkan Masyarakat sokobanah masih menunggu respon kebijasanaannya dari jajaran polda Jawa Timur pungkasnya.
Penulis:Saiful Bahri
Editor:Redaksi



















