Kecamatan Menganti Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2027

Pemerintahan568 Views
banner 468x60
Spread the love

Gresik , Metrosoerya – Kecamatan Menganti menggelar Musrenbang RKPD Tahun 2027 yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Menganti pada hari Selasa ( 27/01/2027 ) siang .

Hadir dalam acara tersebut Washil ( Sekda ) , Edi Santoso ( Bapeda ) , Ida ( Kepala Dinas Perkim ) , Edi Pancoro ( Kabid PU Bina Marga ) , Abdullah Hamdi ( Anggota DPRD Kabupaten Gresik ) Komisi III , Dimas ( Anggota DPRD Kabupaten Gresik ) , Camat Menganti dan Kapolsek Menganti serta seluruh Kepala Desa sewilayah Kecamatan Menganti .

banner 336x280

Dalam sambutannya Edi Santoso menyampaikan bahwa kedepan bagaimana memfokuskan usulan berdasarkan RPJMD sesuai Visi Misi 5 Tahun yang ditetapkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik yang mensinkronkan Nawa Cita Gubernur Jawa Timur dan tentu harus sesuai Aswa Cita .

Perencanaan itu harus di sinkronisasikan dengan angka Fiskal kita .

Bagaimana skema kita sesuai dengan Teklen , oleh karena itu kita menginput ke SPPD sesuai dengan tepat waktu,”Ungkap Edi Santoso selaku Bapedda Pemerintahan Kabupaten Gresik .

Ditempat yang sama Washil selaku Sekertaris Daerah Kabupaten Gresik mengatakan bahwa dimana posisi sekarang karen keterbatasan anggaran dari pusat turun ke daerah itu juga ada penurunan sehingga penggunaan anggaran harus efektif dan efisien sehingga dari Pemerintah daerah itu bersepakat untuk tujuan – tujuan dari bawah itu harus ada skala prioritas dan yang menyelesaikan permasalahan . Kemudian yang kedua bukan Cipto , bukan inciproto tapi prosesnya adalah mana yang menjadi kebutuhan untuk bisa diselesaikan itu yang akan diselesaikan dulu , jadi anggaran kala dulu itu usulan dari Dewan itu dengan konsep ada nilainya dan sebagainya , sekarang dari UGD yang akan berproses dimana yang menjadi salah satu yang pertama yang kedua konsep untuk OTG itu tidak Copy Paste lagi tapi harus melihat ukuran dari bawah sehingga terkait dengan usulan-usulan yang dibutuhkan oleh masyarakat bisa tertangani karena itu memang menjadi segala proses tersebut,”Ungkap Washil .

Dalam sambutannya , Bagus Arif Jauh Hari menegaskan bahwa Musrenbang Kecamatan ini merupakan tahapan Strategis dalam menyelaraskan keburuhan riil masyarakat Desa dengan arah kebijakan Pembangunan Kabupaten Gresik Tahun 2027 .

Musrenbang ini bukan sekedar formalitas , tetapi ruang penting untuk merumuskan usulan prioritas yang benar- benar dibutuhkan oleh masyarakat . Setiap Desa diharapkan mengajukan usulan yang terukur , realistis dan berdampak langsu pada kesejahteraan Warga,”tegasnya .

Sebagian besar usulan berkaitan dengan pembangunan dan perbaikan jalan Desa , pengentasan kemiskinan , penanganan Drainase perkotaan , penguatan Posyandu dan layanan kesehatan , serta pengembangan Industri Kecil Menengah ( IKM ) .

Ini menunjukkan kebutuhan dasar dan penguatan ekonomi lokal masih menjadi prioritas utama masyarakat,”jelasnya . Aspirasi mengemuka : banjir , Posyandu ,hingga jalan poros Desa . Dalam sesi diskusi , berbagai aspirasi dan keluhan disampaikan oleh peserta .

Perwakilan dari UPT Puskesmas Menganti menyoroti kondisi posyandu di Desa – Desa yang masih membutuhkan perhatian serius , baik dari sisi sarana prasarana maupun dukungan operasional .

Keluhan juga datang dari sektor pertanian , Sukoco , penyuluh pertanian yang mengingkapkan persoalan banjir di sejumlah wilayah pertanian yang kerap menyebabkan gagal panen . Beliau meminta adanya penanganan serius melalui perbaikan saluran irigasi dan Drainase . Selain itu , Kepala Desa Peranti Suhardi meminta perbaikan segera jalan poros Desa ( JPD ) yang kondisinya banyak yang dikeluhkan oleh masyarakat .

Ia juga mengusulkan penertiban perizinan kaplingan atau pembukaan lahan perumahan agar memiliki aturan yang jelas dan tidak merugikan lingkungan maupun warga sekitar .

Tak kalah penting , peserta Musrenbang turut meminta kejelasan mekanisme Bantuan Khusus ( BK ) pembangunan Desa agar pemerintah Desa memiliki kepastian dalqm mengakses program bantuan sesuai keburuhan wilayah .

Pemkab Tegaskan Skala Proritas dan Penangan bertahab .

Menanggapi hal tersebut , Washil menegaskan bahwa Posyandu harus menjadi skala prioritas , mengingat perannya sebagai terdepan pelayanan kesehatan masyarakat . Ia memastikan usulan dari Desa akan menjadi perhatian serius Bupati Gresik dan dibahas lebih lanjut dalam Musrenbang tingkat Kabupaten .

Terkait persoalan banjir , khususnya di sepanjang aliran Kali Lamong , Washil meminta Kecamatan Menganti mengiventarisasi titik- titik tanggul yang rawan jebol unruk kejadian prioritas penanganan agar banjir tidak terusberulang .( ses )

banner 336x280