Edukasi Sejarah di Jantung Kota Tua, Siswa MI Hayatul Afkar Jelajahi Bandar Grissee

banner 468x60
Spread the love

Gresik, Metrosoerya. Com – Suasana ceria menyelimuti keberangkatan siswa-siswi MI Hayatul Afkar Tlogogede, Desa Ngasin, Kecamatan Balongpanggang, yang melakukan kunjungan edukasi ke kawasan heritage Bandar Gressee pada Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Madarasah, Siti Julaeha, S.Pd., dengan tujuan utama memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya lokal kepada para peserta didik sejak dini.

Anak-anak tampak sangat antusias saat menaiki Bus Wisata Bandar Grissee, kendaraan ikonik menyusuri sudut-sudut kota tua Gresik. Sepanjang perjalanan, mereka disuguhi pemandangan bangunan berarsitektur kolonial, Pecinan, dan Kampung Arab yang menjadi saksi bisu kejayaan Pelabuhan Gresik di masa lampau.

banner 336x280

Kunjungan berlanjut ke beberapa titik penting diantarnya :

1. Museum Daerah Sunan Giri : Di sini, para siswa belajar mengenai periodesasi sejarah Gresik dan melihat langsung berbagai koleksi benda bersejarah peninggalan masa penyebaran islam.

2. Pudak Galery : Sebagai pusat UMKM dan ikon wisata kuliner, parasiswa diperkenalkan pada produk unggulan daerah, termasukkue Pudak yang menjadi panganan khas kebanggaan warga Gresik.

3. Waterpark Raya Dewi : Menjadi pelengkap keceriaan anak-anak untuk melepas lelah setelah seharian mengeksplorasi nilai-nilai sejarah kota.

“Kami ingin siswa tidak hanya belajar dari buku, tapi juga merasakan langsung atmosfer sejarah di kota mereka sendiri. Melalui pengalamn wisata sejarah ini, diharapkan tumbuh rasa cinta dan kebanggaan pada tanah kelahiran dalam diri setiap siswa MI Hayatul Afkar,”Ujar Siti Julaeha.

Tak lupa, Siti Julaeha menyampaikan apresiasi mendalam kepada wali murid yang telah memberikan dukungan penuh atas terselenggarannya kegiatan ini.

“Terimakasih kepada seluruh wali murid MI Hayatul Afkar yang telah mempercakan putra- putrinya dalam kegiatan ini. Dukungan Bapak ibu sangat berarti dalam membantu kami membentuk karakter anak yang tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga memiliki wawasan budaya yang luas.” Ungkapnya.

Harapan kami, sepulang dari sini anak – anak membawa bekal cerita dan kebanggaan. Semoga identitas sebagai warga Gresik yang kaya akan sejarah dapat motivasi mereka untuk terus menjaga dan melestarikan warisan leluhur ini hingga masa depan nanti.”Pungkasnya.(Dik).

banner 336x280