Ketua DPRD Sidoarjo Imbau Warga Jaga Kondusivitas Jelang Pilkades: “Jangan Sampai Terpecah Gegara Beda Calon”

Daerah, Politik36 Views
banner 468x60
Spread the love

Sidoarjo – Metrosoerya.com.- Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Abdillah Nasih, menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan kerukunan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Ia menegaskan bahwa momen tersebut merupakan demokrasi tingkat desa yang paling rawan konflik jika tidak disikapi dengan dewasa dan penuh kehati-hatian.

Sejumlah desa di Sidoarjo mulai memasuki tahap pertama Pilkades yakni Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa yang dimulai tanggal 1-9 Februari 2026 sehingga potensi gesekan antar pendukung bisa muncul kapan saja.

banner 336x280

Politisi PKB itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. “Kami minta warga tetap menjaga suasana tetap kondusif. Jangan sampai Pilkades justru merusak hubungan baik yang sudah terjalin bertahun-tahun,” ujarnya, Minggu (9/2/2026).

Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan merupakan hal biasa dalam demokrasi, termasuk di level desa. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh berubah menjadi alasan untuk saling bermusuhan.

“Beda bacalon kades itu wajar, jangan sampai jadi sumber perpecahan. Kerukunan masyarakat jauh lebih penting,” tegas Abdillah.

Ketua DPRD Sidoarjo itu juga mengapresiasi desa-desa yang selama ini telah menjaga ketentraman meski dinamika politik mulai menghangat. Ia berharap kondisi tersebut tetap terjaga hingga proses pemungutan suara selesai. Abdillah menambahkan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh warga desa.

Pada tahap awal Pilkades ini, Abdillah meminta seluruh pihak mulai dari panitia desa, perangkat desa, tokoh masyarakat hingga para calon berkomitmen menciptakan suasana politik yang sehat.

Menurutnya, Pilkades seharusnya menjadi pesta demokrasi yang menggembirakan, bukan menegangkan.

“Kami berharap seluruh warga bisa menciptakan ketentraman, keamanan, dan proses Pilkades yang damai. Jangan sampai ada intimidasi, provokasi, atau tindakan yang memperkeruh situasi,” ajak Abdillah.

Ia menutup imbauannya dengan mengajak masyarakat menjadikan Pilkades sebagai momentum memperkuat solidaritas desa. “Siapa pun nanti yang terpilih, itulah pilihan terbaik masyarakat. Yang paling penting, desa tetap guyub dan harmonis”. Tutupnya. (yun/znr).

banner 336x280