Gresik, Metrosoerya. Com- Pemerintah Desa (Pemdes) Bulurejo, Kecamatan Benjeng, memulai pembangunan pasar desa tahap 2 sebagai langkah strategis merelokasi pedagang yang selama ini terdampak banjir. Pembangunan ini diharapkan menjadi solusi permanen agar roda ekonomi warga tetap berputar meksi di musim penghujan.
Kepala Desa Bulurejo, Imam Sofhwan dalam sambutannya menyampaikan bahwa urgensi pembangunan ini didasari oleh kondisi memprihatinkan para pedagang di area belakang pasar lama. Setiap kali hujan deras menghuyur terendam air, wilayah tersebut kerap terendam banjir dengan ketinggian mencapai lebih dari 1,2 meter.
“Ketinggian banjir yang lebih dari satu meter praktis melumpuhkan aktivitas ekonomi. Banyak pedagang akhirnya terpaksa berjualan di pinggir jalan. Karena itu, kami siapkan relokasi ini agar beliau – beliau para pedagang tetap bisa beraktivitas dengan layak,” Ujar Kades Bulurejo,Senin(9/2).
Pembangunan yang dikelola oleh pihak ketiga atau investor swasta ini ditargetkan memakan waktu selama delapan bulan. Jika pengerjaanya dimulai pada Februari ini, maka proyek diprediksi selesai pada akhir tahun 2026.
“Insya allah, jika sekarang mulai di bulan Februari, targetnya awal atau akhir Desember sudah bisa ditempati para pedagang,” Tambahnya.
Satu hal yang menarik, pembangunan pasar tahap dua ini sama sekali tidak membebani APBDes maupun anggaran pemerintah. Proyek ini murni didanai oleh pihak ketiga (Investor Swasta) yang bekerja sama dengan Pemerintah desa.
Selain memberikan rasa aman bagi para pedagang, pembangunan pasar ini diproyeksikan akan meningkatkan daya tarik Desa Bulurejo bagi para konsumen dari luar daerah.
Pihak Pemdes optimis bahwa dengan fasilitas pasar yang lebih representatif dan bebas banjir, Pendapatan Asli Desa (PAD) akan meningkat signifikan. Keuntungan tersebut nantinya akan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam program – program kemasalahtan desa.
Saat ini, sembari menunggu pembangunan rampung pihak desa telah menyiapkan lapak atau stan darurat bagi 230 pedagang terdampak agar mereka tetap bisa menyambung hidup dan melayani pembeli.”Ungkapnya.(dik)













