Anggota DPRD Komisi IV Pondra Gelar Reses , Jaring Aspirasi Masyarakat Utamakan Pembangunan Infrastruktur Jalan

Pemerintahan33 Views
banner 468x60
Spread the love

Gresik , Metrosoerya – Anggota DPRD Kabupaten Gresik Komisi IV Pondra Priyo Utomo , menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 dengan menghadirkan berbagai Elemen Masyarakat guna menjaring aspirasi secara langsung .

Kegiatan ini juga dihadiri Tokoh Agama , Pengurus MPC NU , MUI , Kader Posyandu , Perangkat Desa serta perwakilan masyarakat dari berbagai wilayah .

banner 336x280

Dalam kegiatan Reses tersebut , Komisi IV Pondra Priyo Utomo juga membagikan Sofenir kepada para tamu undangan sebagai sarana setiap kebutuhan dan permasalahan masyarakat dapat terdokumentasi dengan baik .

Dalam sambutannya , Komisi IV Pondra Priyo Utomo menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat akan menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan daerah .

Kami berharap ada aspirasi dari semua guna ditampung sebagai aspirasi bagi DPRD Gresik , Reses ini penting karena pada Desember kemaren kami diminta untuk mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi , maka dari itu , mohon Form Kuesioner diisi sesuai kebutuhan yang ada di lingkungan panjenengan,”Ungkap Pondra .

Beliau juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik merencanakan Fokus Pembangunan di Tahun 2027 pada lima Prioritas utama , yakni perbaikan Rumah tidk layak huni ( RTLH ) , Pembangunan Jalan Lingkungan , Jalan Poros Desa , Penguatan Posyandu serta pelatihan tenaga kerja .

Aspirasi masyarakat : Posyandu , Pendidikan dan Infrastruktur yang jadi sorotan .

Dalam sesi dialog , sejumlah perwakilan masyarakakat menyampaikan aspirasi dan keluhan secara langsung .

Ketua kader Posyandu Hulaan , Dwi Budi Utami , menyampaikan keluhan terkait menurunnya kesejahteraan kader posyandu , meskipun tugas dan tanggung jawab semakin bertambah .

Untuk Tahun 2026 , kesejahteraan kami semakin turun . Kami mohon kebijakannya untuk di kaji ulang . Selain itu , untuk PMT kami juga tidak mendapatkan transpot ,”Ucapnya .

Sementara itu , Hadi Suswoyo dari BPD Drancang mengeluhkan kondisi Sekolah Dasr di Wilayahnya yang kerap tergenang air saat musim hujan , sehingga mengganggu proses belajar mengajar . Ia juga menyampaikan kebutuhan penambahan fasilitas pendidikan seiring bertambahnya jumlah siswa .

Keluhan juga serupa disampaikan Nur Samsul dari Desa Mojotengah terkait dengan kondisi jalan lingkungan yang ada di kawasan Pakopari yang rusak parah .

Kondisi jalan sangat memprihatinkan , bahkan bisa disebut selokan pindah jalan . Kami sudah mengusulkan , namu belum terealisasi . Selain itu , jalan penghubung Mojotengah – Menganti juga perlu perhatian . Kami juga mohon bantuan terkait pengadaan rambu – rambu keselamatan di dekat Masjid dan MI karena sudah sering memakan korban jiwa,”Tegasnya .

Komisi IV Berikan Penjelasan dan Komitmen Tindak Lanjut .

Menanggapi berbagai Aspirasi tersebut , Komisi IV Pondra menjelaskan bahwa pihaknya di Komisi IV DPRD Gresik sebelumnya telah mengusulkan penambahan honor kader kesehatan sebesar Rp 50 Ribu Rupiah melalui Puskesmas dan KBPPA . Namun , kebijakan tersebut belum dapat di realisasikan Tahun ini karena adanya pengurangan dana tranfer dari Pemerintah pusat sebesar Rp 538 Miliar yangberdampak pada keterbatasan anggaran Pembangunan Daerah .

Karena adanya pengurangan dana tranfer tersebut , maka Pembangunan Kabupaten Gresik untuk Tahun 2027 difokuskan pada Lima Prioritas utama tadi .oleh karena itu , kami mohon seluruh usulan diisi dalam kuesioner agar dapat kami perjuangkan dalam rapat Komisi,”ungkapnya .

Terkait petmasalahan Sekolah yang tergenang air , Komisi IV Pondra menyampaikan bahwa pada Tahun 2026 terdapat program Revilitasi sebanyak 191 Sekolah Dasar di Kabupaten Gresik . Namun untuk penambahan Rombongan belajar ( Rombel ) masih disesuaikan dengan pemerataan jumlah siswa di sekolah lain .

Sementara itu untuk jalan lingkungan di Mojotengah , Pondra meminta masyarakat melengkapi data berupa foto dan titik lokasi untuk diinput melalui CKPKP yang digunakan sebagai dasar pengajuan Pembangunan Infrastruktur .

Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan jalan poros Desa termasuk dalam belanja modal Dinas Pekerjaan Umum yang nantinya akan melakukan kajian teknis dan perhitungan anggaran berdasarkan kondisi di lapangan .

Reses kali ini jadi momentum perjuangan Aspirasi Rakyat .

Pondra menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung , sekaligus memastikan setiap kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan daerah .

Beliau berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan , baik secara lisan maupun melalui kuesioner dan menjadi bahan perjuangan DPRD dalam mewujudkan pembangunan yanf lebih merata dan sesuai kebutuhan masyarakat Kabupaten Gresik ( ses )

banner 336x280