Modernisasi Pertanian Jombang, Brigade Pangan Kini Dibekali Teknologi Drone

banner 468x60
Spread the love

JOMBANG –Metro soerya -Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Jombang resmi memulai langkah besar dalam transformasi digital di sektor agronomi.

Sebanyak 42 personel dari 13 unit Brigade Pangan mengikuti pelatihan intensif pengoperasian drone pertanian yang dipusatkan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jogoroto pada 13–14 Januari 2026.

banner 336x280

Langkah ini diambil sebagai upaya strategis Pemerintah Kabupaten Jombang untuk mempercepat digitalisasi pertanian, khususnya dalam efisiensi pengendalian hama.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Much Rony, menegaskan bahwa penguasaan teknologi nirawak ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kapasitas operator di lapangan.

Fokus utama penggunaan drone ini adalah untuk Pencegahan dan Pengendalian, artinya menangani Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) secara lebih presisi.

Kedua, Efisiensi Waktu, agar bisa menjangkau lahan luas dalam waktu singkat dibandingkan metode manual.

Optimalisasi Biaya, bisa mengurangi pemborosan input pertanian seperti pestisida atau pupuk cair melalui kalibrasi yang tepat.

“Kami ingin operator Brigade Pangan memiliki keterampilan profesional. Dengan teknologi ini, penanganan gangguan tanaman dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efisien,” ujar Much Rony.

Pelatihan yang melibatkan vendor teknologi pertanian ini disusun secara sistematis untuk memastikan standar keselamatan kerja. Materi yang disampaikan meliputi SOP Teknis atau ersiapan perangkat dan pemasangan implement drone.

Kalibrasi Sistem atau memastikan akurasi sebaran cairan pada tanaman. Selanjutnya Teknik Navigasi atau engoperasian drone di berbagai kondisi medan dan Pemeliharaan yang didalamnya berisi prosedur penyimpanan dan perawatan pasca-penggunaan untuk menjaga umur pakai alat.

Setelah sesi teori, para peserta melakukan uji terbang langsung di lahan BPP Jogoroto. Simulasi ini dirancang agar setiap personel mampu mengendalikan unit secara mandiri dan siap diterjunka. n ke lahan petani.

Disperta berharap fasilitas drone yang telah didistribusikan tidak hanya menjadi inventaris statis, tetapi segera menjadi unit layanan produktif. Brigade Pangan kini siap melayani jasa penyemprotan dan perlindungan tanaman bagi petani yang membutuhkan.

“Integrasi teknologi ini diharapkan menjadi katalisator bagi peningkatan produktivitas pangan di Jombang, sekaligus daya tarik bagi generasi muda untuk kembali melirik sektor pertanian yang kini mulai berbasis teknologi tinggi,” pungkas Rony.(pul)

banner 336x280