Police Goes To Pondok Pesantren , Satlantas Polres Gresik Tanamkan Tertib Lalu Lintas ke Santri

Kepolisian46 Views
banner 468x60
Spread the love

GRESIK , Metrosoerya – Upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini terus digencarkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik. Melalui program “Polantas Menyapa: Police Goes to Pondok Pesantren”, jajaran Satlantas menyambangi para santri di Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul ‘Ulum, Kabupaten Gresik, pada Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang digelar di aula utama pesantren tersebut diikuti ratusan santriwan dan santriwati yang tampak antusias menyimak materi edukasi keselamatan berlalu lintas.

banner 336x280

Sosialisasi dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Dalam penyampaiannya, Ipda Andreas menekankan bahwa kesadaran akan keselamatan berkendara harus dibangun sejak dini, khususnya di kalangan generasi muda. Para santri diberikan materi mengenai aturan dasar berlalu lintas, etika berkendara, hingga pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar nasional.

“Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga kesadaran setiap pengguna jalan. Kami berharap para santri dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekitarnya,” ujar Ipda Andreas di sela kegiatan.

Menurutnya, langkah preventif melalui edukasi menjadi salah satu strategi penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih kerap melibatkan usia produktif, termasuk pelajar dan santri.

Selain memberikan edukasi, Satlantas Polres Gresik juga menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan keagamaan dengan menyerahkan bantuan sejumlah Al-Qur’an kepada pengurus Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul ‘Ulum.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya kalangan pesantren.

“Melalui program ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir sebagai mitra masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui kegiatan Police Goes to Pondok Pesantren ini, para santri dapat menjadi duta keselamatan berlalu lintas yang mampu menularkan budaya disiplin berkendara di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Dengan terjalinnya sinergi antara kepolisian dan kalangan pesantren, diharapkan tercipta kesadaran kolektif untuk mewujudkan wilayah Kabupaten Gresik yang aman, tertib, dan berkeselamatan di jalan raya.( ses )

banner 336x280